Showing posts with label kisah nyata. Show all posts
Showing posts with label kisah nyata. Show all posts

Wednesday, 14 January 2015

CERPEN KISAH HIDUP


Kisah hidupku
                Dikala pagi tiba siap bergegas mengerjakan pekerjaan rumah, dimulai dari mengerjakan sholat untuk mengerjakan kewajiban sebagai ummat islam yang patuh pada tuhan dan mengadu segala permasalahan yang melingkupi hati ini, setelah itu baru mengerjakan pekerjaan lain sebagai orang yang ingin hidup mandiri yang ingin merepotkan kedua orang namun awal-awal melakukan pekerjaan yang baru dikerjakan amatlah sulit dan kewalahan namun demi suatu pencapaian yang telah di niatkan dalam hatitetap semangat tangan ini terasa pegel-pegel dikala cucian banyak,maklum baru tahap belajar menjadi orang yang mandiri,setelah pekerjaan umah terselesaikan semua saatnya menuju tempat kerja.
                Dulu aku pikir jadi guru itu enak namun sekarang setelah aku menjalani profesi sebagai guru sungguh amatlah sulit dan berat, karena banyak tuntutan dan tanggung jawab besar yang ada pada diriku, jika Cuma mengajar itu tidaklah sulit namun mengubah tingkah laku anak didik itu adalah suatu tantangan terbesar jika kita mengajar di daerah pedesaan,dikerasin malah muridnya terkadang mengadu  pada orang tuanya,jadi aku sebagai guru tiap ingin berangkat mengajar mencari trik-trik yang bisa dijalankan di sekolah dengan catatan mengubah tingkah laku anak didik tanpa menggunakan kekerasan.
                Banyak kejadian yang bisa membuat aku tertawa oleh tingka laku anak pedesaan yang ingin berpenampilan layaknya anak kota namun tata cara yang dilakukan selalu tidak tepat/kurang pas, mana ada orang sekaolah pakek sepatu yang berhak tinggi, aku sebagai guru menegur namun anak otu menjawab biasa pak kemaren lagi pasaran , dalam hatiku aku tertawa namun dengan teguran yang sekiranya tak menyakiti mental anak itu semakin kebelakang ini anak- anak banyak yang mulai merubah penampilannya.
                Jauh sebelum menegur anak – anak ditempatku mengajar aku telah menjabarkan sifatku yang ceplas- ceplos dalam berbicara jadi aku mengatakan pada anak-anak jika aku senantiasa akan menegur dan marah jika aku melihat tingkah laku atau penampilan yang tak sesuai dengan tata cara orang mencari ilmu karena kalian berada disini mencari ilmu bukan sekedar mencari ilmu atau tempatnya pamer.
                Aku bersyukur walaupun banyak murid mengatakan bahwasannya ketika aku mengajar keras dan suka marah namun mereka menyadari mengapa saya marah karena ada kesalahan yang dilakukan mereka, ada pula memang memancing aku marah,karena semarah apapun aku itu paling lama bertahan Cuma 5 menit.
                Sebagai guru penjas aku tak selalu memforsir anak-anak untuk belajar terus menerus jadi tiap mau berangkat mengajar mencari materi agar anak-anak belajar dengan giat namun tanpa tekanan bati dengan kata lain gak terlalu serius dan tak terlalu santai.
                Dibalik aktivitas mengajar yang melelahkan selalu aja banyak pekerjaan sekolah yang harus dikerjakan dirumah seakan-akan tak ada waktu untuk berlibur dengan pekerjaan yang padat inilah banyak orang mengatakan banyak pekerjaan banyak uang, namun aku ya diam saja karena mereka tak tau betapa sengsaranya hidupku ini, emang sih banyak kerjaan bikin banyak duit tapi sangat melelahkan terkadang dengan pekerjaan yang banyak dalam artian sibuk temen- temen banyak yang mengucilkan aku ya karena aku katanya kurang bergaul tapi apalah artinya sebuah perkataan temen ku karena mereka belum mengalami betapa sulitnya mencari duit sendiri mereka mengatakan seperti karena mereka masih senang meminta duit pada orang tuanya.
                Biyarlah orang ingin mengatakan apa saja padaku bagiku ocehan orang lain baik atau buruk menjadi penyemangat hidupku untuk lebih baik lagi, karena segala permasalahan yang ada dalam hidup ini hanyalah aku yang tawu bagaimana caranya keluar dari suatu masalah kemasalah lain orang – orang bisa aja ngomentarin hidup aku karena mereka tak merasakan hidup seperti aku.
                Aku bersemangat bekerja saat ini hanyalah satu yang membuat aku bersemangat yaitu karena do’a dari kedua orang tuaku yang selalu menyertai setiap langkahku tanpa beliau aku mungkin tak kan sanggup melewati cobaan hidup yang selalu tiba padaku ini akan akan tetapi dibalik cobaan yang setia datang ini aku yakin akan ada suatu kesuksesan yang aku terima dikemudian hari namun masih butuh proses tak cepet butuh proses yang lama untuk mencapai tingkat kesuksesan yang utuh.
                Ibu,Bapak ini aku anakmu yang tak ingin melihat kalian menangis melihat anakmu ini gagal tapi aku ingin melihat kalian menangis bahagia melihat anakmu ini sukses,jangan berhenti mendo’akan anakmu ini, dan aku sebagai anakmu tak kan berhenti setia menyertai untuk selalu mendoa’akanmu.