PERATURAN AKADEMIK SMPI MIFTAHUL
JANNAH
SMPI MIFTAHUL JANNAH
TALAJUNGAN PASANGGAR PEGANTENAN
PAMEKASAN
TAHUN PELAJARAN 2013/201
BAB I
Ketentuan Umum
Pasal 1 Ketentuan Umum
1.
|
Peraturan
akademik SMPI Miftahul Jannah merupakan pedoman dalam pengelolaan pendidikan.
|
2.
|
Peraturan
akademik SMPI Miftahul Jannah berlaku selama satu tahun pelajaran 2010/2011.
|
BAB II
Kehadiran Peserta didik
Pasal 2 Kehadiran Peserta Didik dalam Kegiatan Intrakurikuler
1.
|
Kehadiran minimal
peserta didik untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru dalam kegiatan
intrakurikuler selama 1 (satu) semester untuk dapat mengikuti ulangan akhir
semester (UAS), ulangan kenaikan kelas (UKK), atau ujian sekolah/ujian
nasional (US/UN) adalah 80 % dari hari efektif pembelajaran.
|
2.
|
Kehadiran
peserta didik dibuktikan dengan presensi daftar hadir yang disediakan di
kelas masing-masing.
|
3.
|
Kehadiran
selama 1 (satu) semester dilaporkan dalam buku laporan pendidikan (Rapor).
|
4.
|
Ketidakhadiran
yang melebihi ketentuan 1 (satu) diperlakukan secara khusus.
|
Pasal 3 Kehadiran Peserta Didik dalam Kegiatan Ekstrakurikuler
1.
|
Kehadiran
minimal peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk dapat mengikuti
penilaian akhir semester adalah 75 % dari hari efektif pelaksanaan
ekstrakurikuler.
|
2.
|
Ketidakhadiran
yang melebihi ketentuan 1 (satu) diperlakukan secara khusus.
|
BAB III
Ulangan, Remidian, dan Pengayaan, Ujian, Kenaikan Kelas, dan Kelulusan
Pasal 4 Ulangan
1.
|
Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi
peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau
kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan
belajar peserta didik.
|
2.
|
Ulangan meliputi ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir
semester, dan ulangan kenaikan kelas.
|
3.
|
Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu
Kompetensi Dasar (KD) atau lebih, baik berupa ulangan harian di kelas maupun
tugas kokurikuler.
|
4.
|
Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik
untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 - 9
minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut.
|
5.
|
Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk
mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan
meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester
tersebut.
|
6.
|
Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di
akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di
akhir semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket.
Cakupan ulangan kenaikan kelas meliputi seluruh indikator yang
merepresentasikan KD pada semester tersebut.
|
Pasal 5
Remidial dan Pengayaan
1.
|
Remidial diberikan kepada peserta didik yang dalam ulangan belum
memperoleh nilai minimal sesuai KKM, baik pada ulangan harian, UTS, UAS,
maupun UKK.
|
2.
|
Pengayaan diberikan kepada peserta didik
yang dalam ulangan memperoleh nilai melampaui KKM, baik pada ulangan harian,
UTS, UAS, maupun UKK.
|
Pasal 6 Ujian
1.
|
Ujian meliputi ujian sekolah dan
ujian nasional.
|
2.
|
Ujian sekolah yang selanjutnya yang selajutnya disebut US adalah kegiatan
pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan
pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan
salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata
pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak
diujikan dalam ujian nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian yang diatur dalam POS Ujian Sekolah.
|
3.
|
Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN
adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa
mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan.
Ujian Nasional dilaksanakan berdasarkan POS Ujian Nasional
|
Pasal 7
Kenaikan Kelas
1.
|
Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran.
|
|
2.
|
Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut.
|
|
a.
|
Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila nilai semua mata pelajaran ≥ KKM pada
semua mata pelajaran dan nilai pengembangan diri baik.
|
|
b.
|
Peserta didik dinyatakan harus mengulang di kelas yang sama apabila:
|
|
|
||
Pasal 8 Kelulusan
1.
|
Kelulusan dilakukan setelah peserta didik mengikuti seluruh program pembelajaran
SMP, baik di SMPI Miftahul Jannah maupun di SMP lain, kemudian pindah ke SMPI
Miftahul Jannah.
|
|
2.
|
Seorang peserta didik dinyatakan lulus apabila memenuhi kriteria sebagai berikut.
|
|
a.
|
Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
|
|
b.
|
Memperoleh nilai minimal batas lulus minimal untuk kelompok mata
pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang diujikan dalam Ujian Sekolah.
Batas lulus minimal adalah sebagai berikut.
|
|
Tebel 1.
Kriteria Kelulusan Kelompok Mata Pelajaran IPTEK
No.
|
Mata Pelajaran
|
Ujian Nasional
|
Ujian Sekolah
|
|
Teori
|
Praktik
|
|||
1.
|
Bahasa Indonesia
|
Ujian
Nasioanal
|
-
|
67
|
2.
|
Bahasa Inggris
|
Ujian
Nasioanal
|
-
|
65
|
3.
|
Matematika
|
Ujian
Nasioanal
|
-
|
-
|
4.
|
Ilmu Pengetahuan Alam
|
Ujian
Nasioanal
|
-
|
65
|
5.
|
Ilmu Pengetahuan Sosial
|
66
|
66
|
-
|
6.
|
TIK
|
70
|
70
|
70
|
7.
|
Mulok Kriya
|
65
|
65
|
65
|
c.
|
Memperoleh
nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk kelompok mata pelajaran agama
dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, serta jasmani,
olah raga, dan kesehatan. Batas nilai minimal baik adalah sebagai berikut.
|
|
Tabel
2. Kriteria Nilai Baik Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia,
Kewarganegaraan dan Kepribadian, Estetika, serta Jasmani, Olah Raga, dan
Kesehatan
|
No.
|
Mata Pelajaran
|
Ujian
|
Jenis Ujian
|
|
Teori
|
Praktik
|
|||
1.
|
Pendidikan Agama
|
Sekolah
|
70
|
70
|
2.
|
Pendidikan Kewarganegaraan
|
Sekolah
|
75
|
-
|
3.
|
Pendidikan Jasmani, Olah raga, dan Kesehatan
|
Sekolah
|
-
|
75
|
4.
|
Seni Budaya
|
Sekolah
|
66
|
66
|
5.
|
Mulok Bahasa Jawa
|
Sekolah
|
65
|
65
|
6.
|
Pendidikan Agama
|
Sekolah
|
70
|
70
|
d.
|
Lulus Ujian
Nasional untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional.
|
BAB IV
Hak dan Kewajiban Peserta Didik untuk Menggunakan Fasilitas Belajar
Pasal 9 Hak dan Kewajiban Peserta Didik untuk Menggunakan Fasilitas Belajar di
Sekolah
1.
|
Setiap
peserta didik berhak menggunakan fasilitas belajar yang ada di sekolah.
|
2.
|
Fasilitas belajar yang dapat digunakan meliputi laboratorium IPA,
laboratorium komputer, perpustakaan, buku pelajaran, buku referensi, dan buku
peunjang yang lain, serta fasilitas belajar yang lain yang ada di sekolah.
|
3.
|
Selama memanfaatkan fasilitas belajar peserta didik wajib menaati tata
tertib yang berlaku
|
BAB V
Pelayanan Bimbingan dan Konsultasi
Pasal 10 Pelayanan Bimbingan dan Konsultasi
1.
|
Setiap peserta didik mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan bimbingan
dan konsultasi dari guru mata pelajaran, wali kelas, dan konselor.
|
2.
|
Pelayanan bimbingan dan konsultasi diberikan selama di sekolah ataupun di
luar sekolah.
|
3.
|
Pelayanan bimbingan dan konsultasi meliputi bimbingan dan konsultasi
belajar, pribadi, sosial, dan karier
|
BAB VI
Penutup
Pasal 10 Ketentuan Penutup
1.
|
Hal-hal yang
belum diatur dalam peraturan ini akan diatur kemudian dengan peraturan
tersendiri.
|
2.
|
Peraturan ini
mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
|