Saturday, 27 September 2014

cerpen hidup dalam kesendirian

“HIDUP DALAM KESENDIRIAN”
            Disiang yang cerah melakukan aktivitas seperi biasanya tak ada perubahan dari hari ke hari yang terus bergulir roda kehidupan ini seakan-akan diam ditempat padahal setiap hari orang lain melakukan aktivitas yang berganti-ganti sehingga dia tak merasa bosan menjalani kehidupannya. Bagi orang hidupnya tak punya memiliki orang yang spesial yang bisa menemani dikala susah maupun senang akan tetapi beginil hal terbesar dalam hidup yang bisa menghasilkan sutu kebahagiaan yang amat baik  jika bisa membuang kebosanan itu.
            Dari pagi sampai pagi lagi selalu melakukan pekerjaan itu-itu aja,akan tetapi dibalik kesendirian ini banyak yang aku pelajari karena dengan kesendirian hidup ku ini aku bisa belajar mengatasi permasalahan hidup sendiri karena itu dengan mengatasi hidup sendiri tanpa bantuan orang lain aku sadar tak kan selamanya kita bisa hidup selalu dengan orang yang selalu bersamaku ada kalanya orang itu tak berada di dekatku jadi tak selalu bergantung dengan orang lain. Selain itu aku bisa hidup mandiri dan akan mencari ide-ide baru agar terbebas dari kebosanan hidup sendiri dengan melakukan kegiatan tambahan dan menciptakan hal-hal baru.
            Tak banyak orang yang pandai merubah hal yang biasa- biasa saja menjadi hal yang luar biasa tantangan hidup yang seperti ini yang sangat sulit untuk aku yang selama ini aku selalu menjadi orang yang manja.Awal-awal kehidupan ku yang dijalani sendiri sempat timbul rasa prustasi dengan melakukan aktivitas yang tak pernah dijalani sebelumnya muka dari masak,nyuci,dan bersih- bersih rumah sendirian tapi aku tetap semangat menjalani itu semua sampai aku sadar begitu melelahkan pekerjaan yang dilakukan ibu selama ini.Sungguh besar pengorbanannya terhadap anaknya ini. Jadi mulai sekarang sadar dengan apa yang telah ku lakukan terhadap ibuku.
            Dengan ingat perjuangan ibu itulah aku merasa semangat dan tak mau mengenal rasa bosan menjalani hidup sendiri, Maka dari itu aku bekerja kesana kemari hanya ingin membuktikan pada orang tuaku bahwa aku bisa hidup mandiri.
            Dalam hidupku yang sendiri ini aku bukannya tak ingin mencari pendamping hidup untuk menemani ku aku hanya tak ingin buru-buru pergi dari masa muda ku yang banyak cita-cita yang belum terwujud dan ingin buru menjadi orang tua karna aku tak cukup punya banyak bekal ilmu untuk mengatasi masalah yang rumit dalam hidup berumah tangga jika tak mampu menyelesaikan akan menimbulkan kedholiman pada pasangan hidupku itu.
            Biyarlah aku merintis karirku dulu yang kocar kacir gini yang mencermin kan hidupki yang belum mapan untuk membina suatu hubungan rumah tangga.aku tak peduli dengan ocehan orang yang mengejek ku anggap mereka lagi menyemangati aku yang lagi bekerja keras menyongsong masa depan yang akan indah pada waktunya.
            Emang tak mudah menghilangkan ejekan orang yang selalu mengejek aku yang tak kunjung punya pacar,kenapa mereka selalu ingin ikut campur dalam kehidupan orang. Tapi kayaknya hidup lebih berarti dikala sendiri begini tak ada kata pata hati yang bisa merusak mental dan moralku.

            Dengan sendiri pula tak kan banyak orang yang tau sisi jelekku,mereka akan hanya tau sisi bagusnya aku karena tak ada orang yang akan meng orek-orek perjalanan hidup ku selama ini. Sebenarnya aku ingin mengahiri kesendirianku ini hanya saja aku belum ikhlas memupuskan kebebasan hidup sendiri ini.