TUGAS
ILMU PENGETAHUAN
ALAM
(IPA)
Disusun
Oleh:
Nama : Sofiatul Riskiyah
Kelas : IV
No
Absen :
SEKOLAH DASAR
NEGERI 5 PAMEKASAN
TAHUN AJARAN
2013/2014
IPA
CATATAN
A.Pengolahan
Kayu
Kayu
dapat di olah mnjadi berbagai jenis barang, misalnya: Kursi,lemari , pintu .
Selain itu kayu, juga dapat dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan
kertas Tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan kertas
antara lain pinus, cemara, dan kapas
proses pembuatan
kertas sabagai berikut:
Proses
pembuatan kertas menggunakan kayu sebagai bahan dasarnya yang tentunya diambil
dari hutan, pohon yang dipakai untuk membuat kertas adalah pohon pinus,
mulberry dan papyrus. Sebelum dipakai sebagai salah satu bahan proses pembuatan
kertas, kayu yang sudah ditebang disimpan terlebih dahulu agar kelembaban kayu
tersebut terjaga dan tidak ditumbuhi oleh berbagai jenis jamur.
Setelah
kayu sudah dirasa cukup dalam penyimpanan, kayu-kayu tersebut akan dipotong
dengan menggunakan mesin. Proses pembuatan kertas ini dikenal dengan nama De
Barker. Setelah dipotong, kayu akan dibelah untuk menjadikannya ke ukuran yang
lebih kecil atau yang biasa disebut chip menggunakan mesin chipping. Perusahaan
manufaktur di Indonesia banyak yang melakukan pengolahan dan pabrik yang mengelola
dengan mesin ini.
Langkah
selanjutnya adalah chip tersebut akan dimasukkan ke dalam digester untuk
memisahkan serat kayu dengan lignin. Proses
pembuatan kertas ini mempunyai 2 macam jenis yaitu Chemical Pulping
Process dan Mechanical Pulping Process. Hasil yang didapatkan setelah kayu
dimasukkan ke dalam digester disebut dengan nama pulp (bubur kertas) yang
nantinya akan diolah di paper machine dan menghasilkan kertas.
Proses Paper Machine
Proses
pembuatan kertas yang akan dilakukan setelah kayu yang diolah menjadi pulp
adalah proses stock preparation. Sebelum
proses paper machine dilakukan, pulp tersebut akan diberikan ramuan seperti
pewarna (dye), menambahkan zat retensi, memberikan filler yang tujuannya untuk mengisi
pori-pori yang ada di serat kayu, dsb.
Setelah
melewati proses stock preparation, proses selanjutnya adalah memasukkannya ke
dalam headbox tetapi sebelum dimasukkan ke headbox, pulp tersebut dibersihkan
dahulu dengan alat cleaner. Dari situlah baru kemudian proses pembuatan kertas
selanjutnya yaitu memasukannya ke dalam headbox. Headbox berfungsi untuk
membentuk lembaran-lembaran kertas diatas.
fourdrinier
table.
Fourdrinier
kemudian membuang air yang terdapat di stock (dewatering) hingga mengeluarkan
hasil berupa kertas basah atau web yang mempunyai kadar kepadatan sebanyak 20 %.
Setelah
itu kadar kepadatan kertas tersebut akan ditingkatkan dengan menggunakan mesin
press, proses pembuatan kertas ini mampu meningkatkan kadar kepadatan kertas
menjadi 50 % yang mana hasilnya akan dimasukkan lagi ke dryer atau mesin
pengering. Mesin press ini bekerja dengan cara kertas yang akan masuk akan
dihimpit dalam dua roll yang berputar. Salah satu roll mempunyai daya tekanan
sehingga air akan keluar dari kertas basah (web) dan tentunya proses ini akan
menghemat energi ketika kertas tersebut memasuki proses pembuatan kertas yang
menggunakan dryer.
Proses Pembuatan Kertas Proses Dryer
Dryer
mampu menekan kadar air dalam kertas basah (web) hingga mencapai 6 % yang
kemudian hasilnya akan tergantung di pop
reel sehingga menjadi sebuah gulungan kertas yang besar (paper roll). Paper
roll tersebut yang biasanya menjadi bahan baku sebuah produsen seperti pabrik
buku, surat kabar, dan berbagai media pers lainnya seperti majalah dan tabloid.
Kertas tersebut pun kita bisa pakai untuk membuat kincir angin.
No comments:
Post a Comment