Monday, 22 September 2014

CERPEN KISAHKU MENUJU KESUKSESAN

@*_*KISAHKU  MENUJU KESUKSESAN*_*@

Dengan kesibukan yang aku jalani setiap hari ini semata-mata hanya ingin mengisi ke kosongan jiwa ku, Karena dengan segala kesibukan inilah aku merasa tak kesepian lagi sering kali merasa kesepian karena aku merasa tak sama seperti teman-teman ku yang lain yang tiap malam selalu merasa bahagia karna mereka semua memiliki pasangan, sedangkan aku tidak punya dalam pikiran ku terasa enak jika aku sama kayak mereka.aku selalu di jadikan bahan ejekan teman-teman yang selalu mencela aku yang tak kunjung punya pacar sampai-sampai aku dikatakan cowok yang penakut untuk mendekati seorang wanita.
Padahal akku ini adalah manusia yang normal,akan tetapi aku tak mudah untuk mencitai seorang wanita karena merasa aku masih belom begitu punya modal,dan aku bukan tipe cowok yang mendekati wanita yang hanya menginginkan harta dari wanita tersebut.
Bagiku lebih baik memberi dari pada meminta padaseorang wanita,dan aku takut jika aku melukai perasaannya bila aku tak bisa merubah diriku menjadi seperti apa yang dikehendaki wanita yang dekat padaku.
Lebih baik jomblo dari pada punya pacar yang merugikan orang tua yang selalu diporotin uang hanya untuk kencan bersama pasangannya.karena aku yakin jika tiba saatnya aku bertemu dengan jodohku aku kan berjumpa dengannya.yang aku fokuskan sekarang hanyalah berkarir demi orang tua yang sudah susah payah menyekolahkan ku dari aku SD sampai aku menjadi seorang yang bergela kayak gini. Tak sedikit uang yang dikeluarkan oleh orang tuaku selama ini sampai-sampai mereka rela tidak membeli baju baru hanya untuk biaya sekolah ku.Aku tak ingin menjadi anak yang tak tau di untung.
Aku merasa kasihan pada orang tuaku yang sudah kerja keras siang dan malam hanya untuk kebahagiaan ku agar anaknya ini sama dengan anak-anak yang lain.dengan apa aku bisa membalas segala pengorbanan orang tuaku itu. Sampai saat ini aku belum mampu memberikan satu sen pun pada orang tuaku .Aku malu jika aku terus-terusan meminta pada orang tuaku karena aku sudah dewasa kayak gini.
Kini aku semangat agar menjadi anak bisa dijadikan suatu panutan dalam keluargaku. Aku tak ingin menjadi seperti anak-anak yang sering bikin onar dan membuat orang tuanya hidup tak tentram dengan suatu masalah yang dibuat anaknya.
Kerja,kerja, dan kerja yang selalu aku ingin agar tak ada waktu yang terbuang percuma dan aku tawakkal pada dzat yang telah menciptakanku dan aku pasra atas segala yang diberikan Allah kepada hambanya ini..........
*_+ GANBATE +_*

*_* DEMI SEBUAH PERUBAHAN *_*

No comments:

Post a Comment